Jumat, 19 April 2013

Kebohongan Label Kosmetik


Kebohongan apa lagi ini? Lihat deh label kosmetik kamu. Siapa tahu kamu akan menemukan "sesuatu"

Apakah kosmetik yang oil free itu aman? Ternyata..


Bisakah orang mengalami breakout gara-gara kosmetik yang oil free? Jawabannya, bisa! Orang yang punya kulit berminyak pasti takut pada kosmetik yang mengandung minyak, makanya mereka pilih kosmetik yang water based, kosmetik mineral dll.

Tapiii... oil free yg dimaksud disini adalah synthetic oil free. Ini adalah trik marketing.  Jadi kosmetik itu tidak mengandung minyak sintetik macam mineral oil & saudara2nya, tapi masih mengandung minyak yang terbuat dari bahan alami, misalnya olive oil, almond oil, jojoba oil, coconut oil dll. Siapa bilang minyak alami kayak gini gak comedogenic & acnegenic? Hehehe...

Kecuali kalo 'oil' nya adalah tea tree oil alias minyak pohon teh. Ini malah sangat berguna, karena tea tree oil sifatnya antibakteri, sehingga sangat baik digunakan untuk mengatasi jerawat. Minyak lain yang berguna buat jerawat misalnya lavender oil, sifatnya adalah antibakteri & anti peradangan.

Isu seputar SPF / sun protector / anti UV / sunscreen 


Membuat kulitmu aman terlindungi dari sinar matahari penyebab kulit gelap, penuaan dini & terbakar, itu memang benar. Tapi mari kita lihat kandungan sunblock/sunscreen andalanmu itu:
- Titanium dioxide : sebenarnya dituding sebagai bahan carcinogenic (penyebab kanker),  tapi masih kontroversial. Yang pasti bahan ini bisa bikin breakout untuk yang kulitnya rewel. 
Pernah pakai pelembab wajah yang ada embel-embel "whitening & melindungi kulit dari pengaruh buruk sinar matahari"? Cek bahannya, ada titanium dioxide kan? Gimana kalo kulitacne prone pakai pelembab kayak begitu? Breakout? Jerawat makin parah? Jangan heran..

- 4 MBC, octyl methoxycinnamate, oxybenzone (benzophenone-3), octyl-dimethyl-PABA danoctinoxate : semuanya mempengaruhi aktivitas endokrin (kelenjar penghasil hormon), terutama hormon reproduksi. Sangat tidak disarankan untuk ibu-ibu hamil

Tapi jangan terlalu paranoid, ada kok bahan sun protector yang masih ramah di kulit, yaituzinc oxide. Setidaknya gak bikin kulit yang acne prone jadi breakout. Tapi kalo untuk ibu hamil, masih dipertanyakan keamanannya.

Kosmetik berbahan alami = aman ? Omong kosong!



Para wanita gampang terbujuk iklan kosmetik yang embel-embelnya "natural" alias alami. Gak bakal ada merek kosmetik yang bahannya 100% alami, tetep ada bahan kimianya yang siapa tau bikin kulit kamu iritasi atau breakout. 

Kalaupun alami, tidak semua bahan alami itu aman dan ramah di kulit. Ekstrak lemon misalnya. Kegunaannya sebagai bahan untuk mencerahkan kulit, tapi untuk kamu yang berkulit sensitif atau tidak tahan asam, pastinya akan bikin iritasi. 
Peringatan : jangan pernah pakai jeruk lemon /jeruk nipis asli ke wajah kalo kamu nyadar kulitmu rewel. Kata orang emang bisa mencerahkan, menghilangkan bintik2 hitam, mengurangi minyak. Tapi kalau kulit kamu jenisnya sensitif aka rewel, malah akan menambah masalah baru di wajah.

Belum lagi minyak-minyak alami yang sebenernya comedogenic & acnegenic, yang saya sebut tadi. Coba baca postingan saya tentang bahan comedogenic  di sini

Hypoallergenic = 100% bebas alergi? Salah!


 
Yang namanya hypoallergenic = peluang menyebabkan alergi tergolong kecil, tapi bukan berarti free. Banyak orang terjebak pernyataan tersebut, termasuk orang-orang yang beli produk bayi untuk perawatan wajahnya, karena udah putus asa dengan merek-merek kosmetik remaja/dewasa yang ada. Padahal, produk untuk bayi itu juga banyak mengandung bahan penyebab iritasi & comedogenic untuk dewasa, misalnya mineral oil,fragrance, dll. Lihat aja komposisi baby cream, baby lotion, baby powder apalagi baby oil. 

Salah kaprah lagi, orang menggunakan sabun bayi untuk cuci muka karena dikira sabun bayi itu pHnya netral, gak menimbulkan masalah kulit kering. Iya, memang sabun bayi itu lembut, pHnya lebih rendah dari sabun dewasa tapi gak sesuai dengan pH kulit wajah orang dewasa!
pH yang netral = 7 (misalnya air)
pH sabun mandi bayi = sekitar 7 atau 6
pH sabun mandi orang dewasa = di atas 7 (basa)
pH kulit orang dewasa = 5,5 (asam)
Seharusnya orang dewasa memakai facial foam yang bertuliskan pH balanced (5,5) kalo ingin kulitnya sehat. Jaman sekarang kan banyak dijual facial foam seperti itu. Jangan pake sabun bayi!

Nah kalo menimbulkan iritasi/breakout di kulit dewasa, kenapa dipake untuk bayi? Ya iyalah, kulit orang dewasa itu beda dengan kulit bayi. Yang menyebabkan iritasi untuk dewasa, belum tentu masalah untuk bayi. Sebaliknya, yang aman untuk dewasa, bisa jadi masalah besar buat kulit bayi.

Apakah produk anti aging yang mahal itu efektif?


Belum tentu! Tidak ada yang bisa menghentikan proses penuaan kulit, sehebat apapun produk anti aging kamu, tetap saja kulitmu akan menua. 

Long wearing itu waterproof? Bukan!


Waterproof itu artinya tahan air, digosok sekuat apapun dengan air tak akan hilang. Kalaulong wearing biasanya juga gak luntur jika disiram air, tapi smudge alias mbleber kalo digosok. Apalagi jika kulit tergolong berminyak. Hal ini sering terjadi dengan denganeyeliner dan mascara yang berembel-embel long wearing, eh ternyata bikin mata panda setelah setengah hari dipakai.

Istilah Dermatologist tested, aman?


Artinya 'teruji secara klinis' tapi belum tentu aman! Ini adalah istilah saja. Kosmetik memang sudah berkali-kali diuji di laboratorium & lulus, tapi masih berpeluang menimbulkan alergi, breakout dll untuk yang kulitnya tidak cocok.


Jadi gimana dong? Apakah kita harusnya nggak usah pakai kosmetik sama sekali? Bukan begitu maksudnya! Kosmetik itu penting untuk menjaga kesehatan kulit. Gimana jadinya kalo kulit gak pernah dilindungi dari sinar matahari, gak pernah dibersihkan, gak pernah dirawat? Jadinya rusak juga kan..kusam & gak enak banget dilihat.

Pakai kosmetik itu boleh aja & sangat disarankan, asalkan pilih yang sesuai kebutuhan & jenis kulitmu. Jangan jadi korban iklan atau korban pengaruh teman-teman. Yang namanya kosmetik itu bisa cocok di sebagian orang, tapi belum tentu cocok untuk yang lainnya. Salam sehat!

Sumber:
http://www.today.com/id/47117895/ns/today-style/t/top-lies-your-makeup-label-telling-you/
http://www.novamagazine.com.au/article_archive/2008/08_12_toxicsunscreen.htm



6 komentar:

  1. setuju banget! harus jadi konsumen yang pintar ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya.. konsumen harus pintar supaya nggak dirugikan
      makasih udah mampir kesini :D

      Hapus
  2. setau aku tidak menghentikan kulit yang menua tapi memperlambat kulit untuk menua -> anti aging

    BalasHapus
    Balasan
    1. tapi kenapa berbagai kosmetik anti aging mengklaim bisa memudarkan kerutan yg udah terlanjur terbentuk? ada juga yg klaimnya bisa mengembalikan keindahan kulit waktu muda
      itu semua janji2 yg nggak rasional.

      Hapus
  3. Lalu pelembab yg dipake mob lintang apa soalnya semua pelembab ada cetyl alcoholnya. Kulit saya lg break out Kalo stop pake pelembab takut burn. Dan lg jerawatan tolong sarannya. Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. pakai aja pelembab yg khusus jerawat. meskipun ingredientsnya ada bahan2 itu tapi kan juga mengandung anti jerawat, jadi bisa meredam jerawat. atau kalo mau pakai bahan2 alami kayak yg aku pakai sekarang.

      Hapus

Silahkan berkomentar di sini, tapi gunakan bahasa yang sopan & jangan menyinggung suku, agama / ras