Jumat, 26 Juli 2013

Goth? Apa itu?

Goth adalah suatu subkultur dari orang-orang yang punya ciri khusus dalam fashion, selera musik, dan gaya hidup. Goth memiliki karakteristik sebagai berikut :


1. Menyukai warna hitam
Goth identik dengan warna hitam. Banyak goth memakai pakaian hitam, mengecat rambut dengan warna hitam, memakai eyeliner hitam, dan berbagai aksesoris bertema hitam. Tapi tidak semua goth selalu mengenakan warna hitam, beberapa macam goth (misalnya cyber goth) juga memakai warna-warni terang untuk dikombinasikan dengan warna hitam.

2. Menyukai hal-hal "gelap"
Goth suka dengan hal-hal yang gelap & seram, misalnya literatur horror, bangunan seram seperti rumah angker, gereja tua, dan kuburan, juga menyukai tema-tema film & seni yang seram seperti kematian dan lain-lain.

3. Menyukai musik goth
Musik yang bisa diklasifikasikan sebagai musik goth itu masih rancu. Band-band post punk era 80an seperti Bauhaus, Sisters of Mercy dan Siouxsie and the Banshees sudah pasti goth. Ada beberapa genre musik yang disebut sebagau goth, seperti darkwave, ethereal, dethrock, industrial, dan EBM (Electronic Body Music). Tapi  kaum purist menyatakan bahwa genre-genre ini bukan goth. Pada era modern banyak bermunculan band-band yang "goth atau bukan", terutama  mereka yang punya genre metal. Masalahnya genre-genre musik ini terdengar bertentangan satu sama lain.  Deathrock vs EBM, keras vs lunak tetapi sama-sama gelap. Karena itu banyak yang berkesimpulan bahwa semua musik gothic itu "gelap" dalam hal irama ataupun liriknya.

4. Punya gaya hidup alternatif
Maksudnya, gaya hidup yang tidak biasa dilakukan oleh orang-orang pada umumnya.Goth bersosialisasi di tempat-tempat yang berbeda dengan non-goth, punya hobi, fashion dan pekerjaan yang berbeda dengan non-goth.
Hal-hal ini tentunya bisa diterapkan oleh subkultur manapun, misalnya punk atau hippie. Seringkali goth & subkultur lainnya menjadi sulit dibedakan.
Jika seseorang suka berpakaian aneh, terutama warna serba hitam, menyukai hal-hal yang gelap, suka mendengarkan musik yang gelap, dan hidup dengan cara tak biasa, seringkali dia akan dicap sebagai goth.

JENIS-JENIS GOTH
1. Trad goth
 
Trad goth (traditional goth) adalah gaya pertama kali dipopulerkan oleh band-band goth era 80an (Bauhaus, Siouxsie and the Banshees, The Cure) dan dipengaruhi oleh genre punk. Ciri-cirinya aitu rambut sasak, terlihat punk, pakaian informal. Gaya fashion yang edgy, bahan kulit, fishnet, stocking yang robek, tengkorank, dan rantai.
2. Romantic goth
 
Romantic goth adalah goth yang mengapresiasi seni dan keindahan yang gelap, misalnya puisi, lagu-lagu sentimental yang gelap, mawar merah, pohon mati, bangunan tua yang artistik, drama cinta yang penuh kesedihan. Mereka suka musik yang tenang, klasik, dan sedih. Mereka identik dengan pakaian klasik dan renda, tidak hanya hitam tetapi juga warna-warna lain yang gelap, makeup yang lebih lembut (kulit sangat pucat vs makeup mata yang berat seperti cat eye & smokey eyes), perhiasan klasik, suasana yang tenang dan sepi, cerita roman yang sedih. 
3. Cyber goth
 
Cyber goth disebut sebagai antitesis dari goth. Mereka menyukai warna-warni neon selain hitam, teknologi (gadget), musik techno & industrial bernuansa gelap, masker, makeup yang mencolok. Platform boots, fishnet, choker kulit, jaket & celana kulit, vest, leg warmer adalah bagian dari kostum favorit mereka.
4. Fetish goth
Fetish goth adalah goth yang paling mengumbar seksualitas. Mereka suka pakaian yang edgy dan seksi, bahan PVC, korset dan fishnet. Mereka suka musik-musik bertema seksual. Mereka juga punya minat dengan fetish & BDSM (optional sih sebenarnya)
5. Hippy goth
 
Hippy  goth mencintai alam, lingkungan, dan hewan. Mereka umumnya suka magic & okultisme (tidak selalu), banyak hippy goth yang menganut kepercayaan pagan atau wicca. Genre musik kesukaan mereka adalah pagan rock, folk music (terutama celtic).
6. J-goth (gothic lolita)
 
Mereka suka pakaian yang konservatif, renda, ruffle dan bahan satin. Mereka suka fashion Jepang, terlihat seperti karakter anime, suka penampilan seperti boneka porselen dengan mata besar dan bibir mungil, suka hal-hal yang manis & berbagai jenis musik (tetapi tidak suka musik yang keras).
7. Victorian goth
 
Mereka suka fashion dan literatur era Victoria, makeup lembut, penampilan aristokrat dan anggun, gaun besar dan korset, mencintai seni seperti puisi, roman & teater.
8. Bubble goth
 
Bubble goth dipopulerkan oleh penyanyi asal Estonia yang eksentrik, Kerli. Musiknya adalah pop dengan sentuhan techno dan rock. Bubble goth adalah gabungan antara hal-hal yang cute dan creepy. Fashion berupa gabungan antara korset, renda, dan cyber. Warna tidak hanya hitam, tetapi juga warna pastel dan putih. Makeup lembut. 
9. Vampire goth
 
Vampire goth menyukai segala sesuatu tentang vampir (cerita, puisi, film, lagu), fashion elegan, makhluk mistis (vampir, werewolf), peti mati, kastil, kuburan, darah. 
10. Medieval Goth
 
Medieval Goth menyukai seni era Renaissance. Fashion era medieval dengan bahan pakaian yang flowy & ringan, rok panjang. Menyukai makhluk mistis (gargoyle, peri), kastil, folk music.
11. Steampunk goth
 
Steampunk goth adalah gabungan antara victorian & cyber goth. Mereka suka hal-hal futuristik dan klasik, aksesoris logam (umumnya tembaga dan perunggu), senjata handmade, cerita-cerita petualangan dan fantasi. 
12. Cabaret goth
 
Cabaret goth menyukai style era 50an (burlesque) dengan pakaian yang lebih seksi seperti korset, garter, fishnet, makeup berat, musik klasik atau lama.
13. Geek Goth
   
Geek goth menyukai pakaian casual, t-shirt yang bisa dipakai untuk pakaian sehari-hari, aksesoris yang tidak mencolok. Mereka adalah geek, menyukai & mengoleksi segala sesuatu yang jadi favorit mereka (misal komik manga, video game), suka cerita fantasi & sci-fi.
14. Corp Goth
 
Corporate goth (corp goth) memakai pakaian formal, sopan karena mereka adalah goth yang bekerja di kantor. Makeup tidak mencolok, tetapi cukup menimbulkan kesan gelap & misterius.
15. Tribal Goth
Tribal goth mengkombinasikan gaya khas kostum belly dance (timur tengah) dan goth serta berbagai aksesorisnya. Mereka menyukai musik etnik.
16. Fairy Goth
Fairy goth menyukai dongeng, fantasi, dan musik lembut (melodic, instrumental). Hampir seperti romantic goth, tetapi gaya fairy goth seperti karakter dongeng dan mereka menyukai makhluk khayal. Warna yang dipakai tidak hanya hitam.
17. Gothabilly
Gothabilly adalah campuran dari goth, punk, cabaret. Mereka suka musik yang dipengaruhi aliran musik tahun 50an, swing, country, dan punk. Mereka suka zombie, tattoo & rambut warna-warni, animal prints, dan dark humor.
18. Baby bats
Baby bats adalah julukan dari orang dewasa untuk remaja goth di bawah umur 18 yang masih labil. Mereka suka musik-musik keras (punk, rock, metal), techno. Mereka berpendapat bahwa goth harus punya kulit pucat dan warna hitam itu wajib. Baby bats umumnya emosional karena mereka masih remaja.
Terima kasih sudah membaca postingan ini!
Sumber:
www.blackwaterfall.com

2 komentar:

  1. Halo, salam kenal kak Lintang..
    Artikelnya bagus, lebih akurat daripada blog-blog non aktif yang berkeliaran di google..
    Gara-gara browsing tentang Goth, jadi nyasar ke blog ini deh, hehehe
    Mampir ya ke blog saya, I think we should talk more :D

    skullsneyeballs.blogspot.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo Katarina.. salam kenal
      hehehe.. makasih yaa. selamat nyasar di blogku
      siap, langsung meluncur ke blogmu..

      Hapus

Silahkan berkomentar di sini, tapi gunakan bahasa yang sopan & jangan menyinggung suku, agama / ras