Sabtu, 23 November 2013

Pertolongan Pertama pada Kelinci Diare

Hi, bunny lovers!

Di musim hujan seperti ini, penyakit kelinci yang paling umum adalah kembung & diare. Jangan anggap remeh penyakit diare pada kelinci, karena diare bisa mengancam keselamatan kelinci Anda. 

Saya punya empat ekor kelinci, ada 1 yang langganan diare saat musim hujan. Jenisnya Rex, dia kelinci jantan umur 1 tahun lebih 2 bulan. Ini dia fotonya :

Perkenalkan, nama saya Rexi Sueci, panggilannya Eci

Eci sering diare karena memang cuacanya dingin sekali saat musim hujan, apalagi kandang dia terbuat dari besi, jadi terasa banget dinginnya - meskipun sudah saya kasih kain-kain bekas sebagai kasur. Sehari-hari makanannya adalah sayuran (kangkung, glandir, wortel), jika proses mencucinya kurang bersih / kurang tiris jadi diare deh.. Tapi anehnya cuma Eci saja yang begini, teman-temannya tidak.

Lalu bagaimana saat kelinci kena diare? Ini pertolongan pertama yang bisa diberikan:
  • Segera bersihkan kelinci tersebut & kandangnya. Bersihkan badan kelinci dengan air hangat + sabun anti kuman, lalu keringkan dengan handuk & jemur (jika ada panas matahari) sampai kering betul. Memandikan kelinci saat diare itu perlu, karena kelinci punya kecenderungan untuk menjilat-jilat badannya untuk membersihkan diri, akibatnya kotoran + bakterinya tertelan lagi = diare akan semakin parah
  • Jangan diberi hijauan (rumput, sayur-sayuran seperti kangkung/sawi/glandir), juga sebaiknya jangan diberi pellet. Teman saya ada yang punya kelinci, saat diare diberi pellet malah tambah parah (padahal sudah dikasih obat). Mungkin karena pelletnya jadi mudah lembab saat musim hujan (menyerap uap air di udara), sehingga pellet justru menjadi media perkembangbiakan jamur & bakteri jahat. Kalau saat disediakan pellet kering langsung dihabiskan sih tidak masalah, kan kelinci saat diare ogah-ogahan makan, makanannya sering dicuekin sehingga jadi lembab. Bisa jadi karena pellet memang mengandung lemak yang cukup tinggi, sedangkan kandungan serat kasarnya tidak terlalu tinggi. Padahal untuk penyembuhan diare, kelinci tidak boleh diberi pakan tinggi lemak. Apalagi biasanya orang Indonesia suka memberi pakan ayam broiler pada kelinci (yang kandungan lemaknya sekitar 2 - 4%, serat kasar sekitar 3%)
  • Solusinya, berikan saja wortel yang sudah dicuci bersih & sudah ditiriskan (harus yang bagus, jangan ada bagian wortel yang busuk ya..) Jika sudah diberi wortel, tidak perlu disediakan air minum. Wortel  serat kasarnya cukup (sekitar 3%), lemaknya di bawah 0,2% (menurut sitasi USDA Nutrient Database, 1999).
                              
                                tunda dulu ya... jangan diberikan saat diare sedang parah

wortel sebenarnya baik diberikan saat diare, asalkan jangan basah
  • Beri obat anti diare & kembung. Obat anti diare & kembung untuk kelinci salah satunya yang merek Rebung-K, begini gambarnya :
 isinya 30 ml, harganya sekitar 15ribuan

keterangan di kemasan obat

KOMPOSISI:
- Sulphaquinoxaline............0,8 %
- Diaveridine.......................0,7%
- Flumequine.......................1,0%

ANJURAN
Selama pengobatan pakan hijauan dikurangi, diganti dengan pakan kering yang berserat.

INDIKASI:
- Mengobati Diare, Kembung, Bloat dan Berak darah
- Memperbaiki proses pencernaan
- Mengembalikan nafsu makan

ATURAN PAKAI
- 2-3 Kg berat badan........1/2 sendok teh
- 4-5 Kg berat badan........1 sendok teh
- 6-8 Kg berat badan........1,5 sensok teh

Disuapkan langsung kedalam mulut kelinci selama 3-4 hari berturut turut.
Dalam 1 hari cukup sekali minum
Jika keadaan sudah parah dosis dapat digandakan 2x dosis normal

Kalau tidak ada / susah dicari, bagaimana dong? Gampang, pakai saja obat untuk unggas. Mereknya Trimezyn, banyak dijual di kios yang jual pakan burung & ayam. Bentuknya kaplet, tablet, kapsul, dan serbuk. Saya pernah beli yang kaplet, seperti ini :
isi 50 kaplet, harganya 5000an

KOMPOSISI: setiap kaplet mengandung
- Trimethoprim............ 6,4 mg
- Sulfadiazin................ 32 mg

INDIKASI & ATURAN PAKAI
  • Unggas (untuk mengatasi korisa, CRD, kolera, fowl typhoid, pullorum), untuk ayam dewasa 1 kaplet/ekor/hari. Untuk anak ayam 1/2 saja
  • Babi (untuk colibacillosis, pneumonia, septicemia), untuk babi dewasa 4-8 kaplet/ekor/hari, untuk anak babi 2-4. 
Obat diberikan 3-5 hari berturut-turut

Nah, untuk si Eci ini, saya kasih 2 kaplet (disamakan dengan anak babi ^^). Kapletnya saya hancurkan, campur dengan sedikit air & madu, karena obat ini pahit (kayaknya, saya sih belum mencicipi) & Eci suka yang manis-manis. Cukup sekali minum saja, setelah 2 jam kotorannya mulai padat alias sembuh.

Ya, memang ini bisa untuk obat diare kelinci dalam keadaan emergency, karena diare disebabkan oleh pertumbuhan bakteri E. coli yang terlalu pesat di dalam saluran pencernaan kelinci - sama halnya dengan colibacillosis pada babi. Tapi akan lebih baik jika diberikan obat yang memang khusus kelinci.

Perhatian : Saya tidak menjual obat ini, saya cuma mereview berdasarkan pengalaman. Jika ada yang mencari obat-obatan ini, silahkan beli di toko-toko terdekat.

Semoga info ini bermanfaat untuk Anda, pecinta kelinci!




Sabtu, 09 November 2013

Menghitung Kebutuhan Energi dan Protein untuk Ayam Petelur


MENGHITUNG KEBUTUHAN ENERGI METABOLIS DALAM RANSUM AYAM PETELUR

EM ransum digunakan untuk hidup pokok (maintenance), aktivitas, produksi jaringan (untuk ayam yang masih tumbuh, pada ayam dewasa tidak dihitung karena tidak terjadi pertambahan bobot badan), pertambahan lemak (pada ayam dewasa), produksi telur.

1. Kebutuhan Energi Metabolis untuk Hidup Pokok (Maintenance)

EM maintenance = ENm : Efisiensi penggunaan EM menjadi energi netto

Keterangan :
ENm (energi netto untuk metabolisme basal) = 83 x bobot badan (kg) pangkat 0,75
Efisiensi penggunaan EM menjadi energi netto = 82%

2. Kebutuhan Energi Metabolis untuk Aktivitas

Derajat aktivitas ayam yang dipelihara dalam kandang cage diperkirakan 37% dari kebutuhan hidup pokok.
EM aktivitas  = 37% x EM maintenance

3. Kebutuhan Energi Metabolis untuk Produksi Jaringan

Berlaku untuk ayam yang masih tumbuh & masih mengalami pertambahan bobot badan. Ayam petelur bertelur pertama kali pada umur sekitar 20 minggu dengan bobot badan 1340 g.

EM jaringan = kandungan energi karkas (kkal/g) x PBBH (g)

4. Kebutuhan Energi Metabolis untuk Pertambahan Lemak

Berlaku untuk ayam yang sudah dewasa. Ayam petelur dewasa mendeposisikan lemak sebanyak 2 g per hari. 1 g lemak memeiliki energi 9 kkal, sehingga energi dari lemak yang dideposisikan per hari adalah 18 kkal.

5. Kebutuhan Energi Metabolis untuk Membentuk Sebutir Telur 

Jika bobot telur 60 g, energi yang diperlukan adalah 86 kkal/butir.

MENGHITUNG KEBUTUHAN PROTEIN DALAM RANSUM AYAM PETELUR

1. Kebutuhan Protein untuk Hidup Pokok (Maintenance)

= ekskresi N x Bobot Badan (kg) pangkat 0,75 x konversi N ke protein
     Efisiensi Penggunaan Protein

Keterangan
ekskresi N = 250 mg/kg bobot badan
konversi N ke protein = 6,25
efisiensi penggunaan protein = 61% (pada ayam petelur), 67%(pada broiler)

2. Kebutuhan Protein untuk pertumbuhan Bulu

= PBB (g) x %bulu x protein bulu
    Efisiensi Penggunaan Protein

Keterangan
Kebutuhan protein bulu adalah 4% BB saat umur 3 minggu, meningkat menjadi 7% pada umur 4 minggu, setelah itu relatif tetap
Protein bulu = 82%

3. Kebutuhan Protein untuk  Pertambahan Jaringan

= PBB x protein karkas
   Efisiensi Penggunaan protein

4. Kebutuhan Protein untuk Produksi Telur

= berat telur (g) x protein telur
   Efisiensi Penggunaan Protein

Sebutir telur mengandung 12% protein.
Berat telur rata-rata selama fase 1 = 56 g mengandung 6,7 g protein, efisiensi penggunaan protein 61% sehingga protein untuk pembentukan sebutir telur per hari = 6,7 : 0,61 = 10,98 g
Berat telur meningkat pada fase 2  sehingga proteinnya meningkat menjadi 7,4 g. Protein untuk pembentukan sebutir telur per hari = 7,4 : 0,61 = 12,13 g

Contoh soal

Seekor ayam petelur dewasa dengan BB 1600 g dipelihara dalam kandang cage. Konsumsi ransum 120 g per hari, bobot telur yang dihasilkan 60 g. Berapa EM dan protein yang harus tersedia dalam ransum?

Jawab
EM maintenance = (83 x 1,6^0,75) : 0,82 = 143,997 kkal/ekor/hari (dibulatkan menjadi 144)
EM aktivitas  = 37% x 144 = 53,28 kkal/ekor/hari
EM pertambahan lemak = 18 kkal/ekor/hari
EM produksi telur = 86kkal/ekor/hari

EM yang harus tersedia dalam ransum 
kebutuhan energi metabolis    x 1000 
   konsumsi ransum per hari
(144 + 53,28 + 18 + 86) x 1000 
             120
= 2510,6 kkal/kg

Protein maintenance = (250 x 1,6^0,75 x 6,25) : 0,61 = 3644 mg = 3,64 g
Protein untuk pertumbuhan bulu = (0 x 7% x 82%) : 0,61 = 0 (karena tidak terjadi pertambahan BB)
Protein pertambahan jaringan = 0 (karena tidak terjadi pertambahan BB)
Protein untuk produksi telur = (60 x 12%) : 0,61 = 11,8 g

Protein yang harus tersedia dalam ransum
kebutuhan protein    x 100%
   konsumsi ransum 
= (3,64 + 11,8) x 100%
        120
= 12,87%

Semoga cukup jelas & bermanfaat!

Sumber : 
Sukamto, B. 2013. Kebutuhan Energi dan Protein Ransum Unggas. UPT Undip Press, Semarang.

Senin, 04 November 2013

Postingan Iseng : Random Facts About Lintang

Halo, para pembaca yang tersesat!

Nggak selamanya isi blog ini serius, tentang ilmu dll. Sekali-sekali yang punya blog kepingin curcol. Masa' sih, ketika membaca suatu blog, kalian nggak ingin tahu lebih dalam tentang pemilik blognya? Kalo saya sih selalu kepo *emang dasarnya kepo*. Menurut saya itu penting. Saya kan nggak mau nyasar masuk ke blog yang ternyata ditulis oleh seorang psikopat, trus isinya postingan tutorial tentang cara membunuh yang baik dan benar *ngaco*

Oke deh, lanjut.. Seperti yang sudah kalian ketahui, blog ini ditulis oleh orang bernama Agnetha Lintang Rinastiti alias Lintang. Umurnya *sensor disini*, yang pasti generasi tahun '90-an sekian. Saya lahir di Dili, Timor Leste pada bulan November *tanggal disensor*. Kuliah di Fakultas Peternakan Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang, saat ini tercatat sebagai mahasiswa S2, di Program Studi Magister Ilmu Ternak. Saya ini minatnya lebih ke arah unggas - terutama ayam. Jangan nanya yang susah-susah soal ruminansia (sapi, kambing, kebo dsb) ke saya, dijamin nggak terlalu ngerti & yang ada Anda malah semakin tersesat.

Sekarang saya mau share 11 random facts about me. Yang mau baca silahkan lanjut, yang tidak silahkan angkat kaki dari sini *malah ngusir*

1. Lintang itu pada dasarnya adalah seorang goth. Yang enggak ngerti apa itu goth atau gothic, silahkan baca di sini. Meskipun tidak tiap hari saya pakai hitam-hitam (saya masih suka pakai warna lain kecuali warna-warni neon), kepribadian saya itu really dark. Semua yang kenal Lintang di kehidupan nyata pasti setuju kalo Lintang itu orangnya pendiam, serius, gak terlalu sosial, suka yang serem-serem.

2. Warna kesukaan Lintang adalah merah, hitam, putih 

bukaan... bukan bendera kayak gini

3. Lintang suka hewan. Hewan apapun, baik yang imut-serem-besar-kecil-jinak-berbahaya-ternak-liar. Sebenarnya saya keturunan Jungle Woman *ngaco*, sehingga bersahabat baik dengan hewan
ini poster film Jungle Woman jaman dulu






pokoknya semua hewan.. saya sukaaa

4. Hewan yang paling membuat saya terkesan (suka-gemes-terharu-kagum pokoknya campur aduk) adalah monyet & primata lainnya karena mereka seperti manusia

 
oh.. inikah yang dinamakan cinta monyet?

 
keluarga bahagia

5. Lintang suka tempat-tempat seram, misalnya kuburan, gedung angker, hutan gelap dll. Memang Lintang itu makhluk halus, halus budi pekertinya.

Lawang Sewu, Semarang. Jangan ngaku tinggal di Semarang kalo belum pernah ke sana!

tempat keren buat nongkrong & foto-foto

 
tempat asyik buat mojok & pacaran, hahaha..

6. Lintang suka bunga yang warnanya merah & hitam

mawar merah

anggrek hitam

 
mawar hitam itu ada beneran apa enggak sih? apa mungkin cuma lagunya tipe-x?

7. Lintang suka makhluk gaib (hewan mistis, peri, hantu)

 
naga dan unicorn

saya suka gothic fairy 

dan hantu perempuan yang pake baju putih

8. Lintang suka musik beraliran neoclassical darkwave & electro goth

Ordo Funebris, salah satu band aliran neoclassical

Tristesse de la Lune, dengan musik clubbing yang dark

9. Lintang suka makeup gore. Pokoknya special effect makeup yang mengerikan begitu deh.. 
 
makeup zombie, ajib bener.. ini gimana bikinnya ya?

 
makeup hantu

 
disease makeup, kayak beneran ya?

Lintang juga suka gothic makeup. Yang di bawah ini gothic makeup ala saya. Yang kanan emang nggak serem, jadi masih normal kalo mau dipake jalan-jalan di tempat umum. Yang kiri khusus dipake kalo mau nongkrong di tempat angker *tidak termasuk kampus saya*

Maaf, foto saya agak alay & sok keren
 Ngeditnya pakai Photoscape saja, cepat & mudah : smart blur, hilangkan warna sampai 3 tingkat, lalu efek cinema. Jadi deh..

10. Walaupun Lintang suka hal-hal serem & mistis, ternyata genre film favoritnya yang no.1 bukanlah genre film horror. Lintang itu suka banget sama kartun & film-film bergenre fantasy

 
tetep aja kartun yang serem yang jadi favorit


 
film-film ini ada sentuhan gothic & steampunk-nya, makanya saya suka..

flm horror juga suka sih, tapi bukan genre favorit no.1

11. Lintang terobsesi dengan Plague Doctor. Lihat aja deh gambar yang saya pake buat header blog ini, itu namanya Plague Doctor. 

Plague doctor adalah sebutan untuk tenaga medis yang bertugas untuk mengobati warga yang terkena wabah Black Death (bubonic plague) di Eropa pada sekitar abad 13-14. Black Death itu disebarkan oleh tikus yang menjadi inang bagi bakteri Yersinia pestis. Tenaga medisnya memakai perlengkapan biosecurity seperti jubah panjang hitam, boot, sarung tangan, topi, dan yang menjadi ciri khasnya adalah topeng berbentuk paruh burung. Di dalam topeng itu ada herbal yang bisa dihirup untuk mendukung daya tahan tubuh. Mengapa topengnya harus berbentuk paruh burung? Masyarakat Eropa jaman dulu percaya bahwa burung adalah lambang untuk mengusir pengaruh jahat. 



Lalu kenapa saya suka Plague Doctor? Hmm.. menurut saya sosok Plague doctor sangat misterius dengan pakaian serba hitamnya itu. Lagipula saya suka unggas, saya suka banget sama topeng berbentuk paruh burung itu..

   
kesannya misterius & horror.. malah kayak malaikat pencabut nyawa, bukan dokter

Oke deh, sekian saja. Itu 11 random facts about Lintang. Gambar-gambar di postingan kali ini emang seram, sungguh sangat disengaja. Bye.. selamat mimpi buruk!